-->

MEDIA PARTNER

Tuesday, September 15, 2020

Pahami 4 Potensi Kerugian Bisnis Jual Beli Tanah

Potensi Kerugian Bisnis Jual Beli Tanah

Kali ini Gudang Konten akan membahas mengenai beberapa potensi kerugian bisnis jual beli tanah. Menjelang revolusi industri 4.0, muncul banyak sekali 'orang kaya baru' yang menguasai berbagai sektor, salah satunya yaitu sektor jual beli tanah. Ya, hari ini banyak sekali orang yang akhirnya terjun di bidang jual beli tanah, meskipun bukan agen properti profesional. 


Kenali Potensi Kerugian Bisnis Jual Beli Tanah

Potensi Kerugian Bisnis Jual Beli Tanah 1

Bisnis jual beli tanah ini memang sangat menggiurkan, khususnya karena semakin meningkatnya kebutuhan akan lahan untuk pembangunan. Namun bisnis jual beli tanah ini juga memiliki sisi lain yaitu potensi kerugian yang sangat besar. Nah sebelum Anda terjun dalam bisnis jual beli tanah, sebaiknya Anda pahami 4 potensi kerugian bisnis jual beli tanah berikut ini.


  • Rugi Kalau Dijual Cepat

Potensi Kerugian Bisnis Jual Beli Tanah 2

Jika Anda ingin memulai bisnis jual beli tanah, maka Anda mesti memahami bahwa ini merupakan bisnis jangka panjang. Mengapa? Karena karakteristik tanah yaitu semakin lama maka semakin mahal. Ya betul sekali, dengan semakin sempitnya lahan di masa depan, maka harga tanah akan semakin tinggi. Jadi jika Anda terlalu terburu-buru saat menjalankan bisnis jual beli tanah ini, misalnya ingin terjual dalam waktu beberapa bulan saja, maka kemungkinan besar Anda akan rugi. 


Jadi sebaiknya Anda benar-benar memahami bahwa jual beli tanah merupakan investasi jangka panjang. Jangan jadikan investasi tanah sebagai instrumen investasi jangka pendek karena tidak akan pernah berhasil. 


  • Lambat Untungnya

Potensi Kerugian Bisnis Jual Beli Tanah 3

Melanjutkan poin sebelumnya, investasi tanah ini termasuk jenis bisnis yang lambat untungnya. Betapa tidak, tanah tidak bisa dijual dengan mudah karena harganya berada di kisaran ratusan juta bahkan milyaran. Beda cerita jika Anda menjalankan bisnis jual beli smartphone, maka barang bisa cepat laku. 


Jadi biasanya, investor bisa meraup untung namun dalam jangka waktu yang sangat lama. Namun jika tanah berada di lokasi yang strategis dan harganya yang tidak terlalu tinggi, maka potensi lakunya sangat tinggi. 


  • Bukan Aset yang Produktif

Berbeda dengan properti yang lain, tanah tidak bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai. Berbeda dengan ruko, rumah, atau apartemen yang memang bisa disewakan atau dialihfungsikan menjadi lapak bisnis. Jadi investasi tanah ini memang pure mesti menunggu adanya calon pembeli agar bisa meraup untung. Selebihnya ya hanya bisa didiamkan, tanpa ada profit sama sekali.


  • Disalahgunakan Orang Lain

Banyak sekali kasus dimana terjadi sengketa antara pemilik tanah dengan orang yang mendirikan bangunan di atas tanah tersebut. Hal tersebut terjadi karena pemilik tanah tidak pernah mengawasi lokasi tanah, sehingga akhirnya ada orang yang mendirikan bangunan disana. 


Nah itulah 4 potensi kerugian bisnis jual beli tanah. Jadi jangan hanya memahami potensi keuntungannya saja, Anda 'pun mesti memahani potensi kerugian jual beli tanah agar Anda mampu mencari solusinya. Semoga beberapa tips di atas dapat semakin menambah wawasan Anda mengenai sektor jual beli tanah.


0 komentar