MEDIA PARTNER

Wednesday, October 16, 2019

Fakta Menarik Tentang Tekanan Darah Yang Normal Dan Rendah


Ketika membicarakan tentang tekanan darah normal maka kebanyakan orang akan menganggap jika tensi darah 120/80 adalah normal untuk orang dewasa. Tetapi sebenarnya ada banyak hal yang belum mereka ketahui dibalik angka tersebut. Apakah angka tensi yang sebesar itu yaitu 120/80 termasuk normal atau tidak? Dan berapa angka tensi darah tinggi dan darah rendah itu? Nah berikut ini Anda akan menemukan beberapa fakta menarik tentang tekanan darah yang normal dan rendah!

Tekanan Darah Normal dan Rendah


Pada saat dokter atau petugas medis memeriksa tekanan darah, maka akan dihasilkannya 2 angka yang keluar yaitu angka atas (sistolik) dan angka bawah (diastolic) yang dipisahkan oleh sebuah garis miring. Sebagai contoh 120/80 mmHg yang dibaca 120 per 80 milimeter air raksa. Angka yang berada diatas disebut dengan tekanan sistolik yang menunjukkan jumlah tekanan darah di arteri selama otot jantung berkontraksi atau memompa dengan kuat isinya. 

Sedangkan angka yang dibawah disebut dengan tekanan diastolic yang menunjukkan tekanan darah ketika otot jantung relaksasi atau ketika mengembang untuk mengisi volume. 

Kedua angka tekanan darah tersebut yaitu sistolik dan diastolic sangat penting untuk menentukan keadaan kesehatan jantung. Jika dihasilkan angka yang lebih besar dari kisaran ideal maka ditunjukkan jika jantung bekerja terlalu keras didalam memompa darah ke bagian tubuh yang lainnya. Sebenarnya berapa angka tekanan darah yang normal? 

Tekanan darah dikatakan normal jika angka pertama atau tekanan sistoliknya itu berada diantara 90 dan kurang dari 120, sedangkan angka bawah atau tekanan diastoliknya itu berada diantara 60 dan kurang dari 80. AHA atau American Heart Association mengatakan tekanan darah bisa dikatakan normal ketika kedua angka sistolik dan diastolic berada dalam bilangan rentang tersebut.

Jika tekanan darah kamu berada dalam kisaran normal maka tidak diperlukannya intervensi medis. Meski begitu kamu harus tetap mempertahankan gaya hidup sehat dan berat badan yang sehat supaya dapat terhindar dari berkembangnya darah tinggi atau hipertensi. Oleh karena itu hal yang wajib dilakukan adalah dengan berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan sehat. Terlebih jika kamu memiliki riwayat adanya keluarga yang memiliki hipertensi. 

Pada saat angka tekanan darah kamu melebihi angka normal yang telah disebut diatas maka itulah yang disebut dengan prehipertensi atau hipertensi yang sesuai dengan ketinggian tekanan darahnya, berikut rinciannya:

  • Prehipertensi : Sistol 120 – 139 mmHg atau Diastol 80 – 89 mmHg.
  • Hipertensi derajat 1 : Sistol 140 – 159 mmHg atau Diastol 90 – 99 mmHg. 
  • Hipertensi derajat 2 : Sistol 160 mmHg atau lebih, atau Diastol 100 mmHg atau lebih.
  • Krisis hipertensi : Sistol diatas 180 mmHg atau Diastol lebih dari 110 mmHg. 


Klasifikasi ketinggian tekanan darah diatas menurut Eighth Joint National Committee (JNC 8) merupakan pedoman yang digunakan secara internasional termasuk oleh para dokter yang ada di Indonesia. 

Tekanan darah rendah yang biasanya dikenal dengan hipotensi yang dapat membahayakan, karena terjadinya tekanan darah yang terlalu rendah ini berarti tidak tercukupinya suplai darah yang kaya akan oksigen ke tubuh dan jantung. Adanya beberapa potensi yang menjadi penyebab terjadinya hipotensi seperti : masalah jantung, dehidrasi, kehamilan, kehilangan darah, infeksi parah atau septicemia, reaksi alergi parah (anafilaksis), malnutrisi, masalah endrokrin atau hormone, dan mengkonsumsi obat tertentu. 

Biasanya terjadinya hipotensi ini akan disertai dengan rasa pusing dan melayang. Untuk mengetahui penyebab terjadinya tekanan darah rendah dan langkah apa yang harus dilakukan untuk meningkatkannya maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

0 komentar