MEDIA PARTNER

Sunday, May 19, 2019

Panduan Memulai Startup Agar Sukses Dikemudian Hari

Panduan Memulai Startup Agar Sukses Dikemudian Hari
Panduan Memulai Startup Agar Sukses Dikemudian Hari

Setiap tahunnya, muncul berbagai startup baik di bidang online ataupun bisnis usaha pada umumnya. Mereka memiliki keyakinan kuat untuk bisa sukses merintis bisnis usaha tentunya dengan kerja keras. Nah bagi Anda yang tertarik dengan dunia entrepreneurship, berikut kami sajikan panduan memulai startup agar sukses dikemudian hari!

Langkah Awal Memulai Startup 


Tak dapat dipungkiri, kebanyakan dari pelaku startup meskipun sudah kerja keras namun hasilnya masih saja nihil. Namun ada pula yang akhirnya berhasil dan menjadi seorang entrepreneur sukses dan menginspirasi. Agar bisa sukses di dunia bisnis usaha, Anda harus menyingkirkan anggapan bahwa kesuksesan bisa dicapai dengan cara-cara instan. 

Dibutuhkan berbagai faktor agar Anda bisa stand out di market bisnis dunia. Dalam artikel ini Anda akan menemukan langkah-langkah memulai sebuah bisnis usaha, yang bisa aplikasikan untuk startup Anda.

Brainstorming

Brainstorming

Langkah awal dalam memulai startup adalah melakukan proses brainstorming. Brainstorming dalam dunia bisnis berarti mengumpulkan seluruh ide-ide hingga akhirnya tercapai keputusan untuk membangun sebuah bisnis usaha atau startup. Jika Anda merasa bahwa Anda memiliki bakat atau kemampuan tertentu, jangan ragu untuk mengkonversikannya menjadi ladang bisnis usaha. 

Namun jika Anda merasa tidak memiliki kemampuan khusus, terutama dalam hubungannya dengan startup, maka Anda bisa memulai bisnis franchise. Yang kamu butuhkan untuk memulai bisnis franchise adalah menemukan perusahaan yang tepat dan juga pemilihan lokasi usaha yang juga tepat.

Analisa Pasar

Analisa Pasar

Setelah Anda melakukan berbagai eksplorasi ide, baik itu bisnis personal ataupun bisnis franchise, langkah selanjutnya adalah menganalisa pasar. Temukan beberapa perusahaan yang sesuai dengan konsep bisnis usaha Anda lalu pelajari tentang produk dan juga cara mereka membuat produk. Dalam kegiatan analisa pasar tersebut, temukan apa yang banyak perusahaan tidak miliki. 

Setelah Anda menemukannya, masukan segera dalam perencanaan startup yang Anda miliki. Agar bisa stand out di bisnis usaha, Anda tidak hanya membutuhkan ide-ide cemerlang tetapi juga model bisnis yang tepat. Setelah menganalis pasar, Anda akan menemukan model bisnis yang paling tepat untuk startup Anda.

Buat Perencanaan Bisnis

Perencanaan Bisnis

Setelah Anda menemukan konsep dasar dan juga model bisnis yang tepat untuk startup Anda maka langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan bisnis. Dalam membuat perencanaan bisnis, Anda harus menyesuaikannya dengan poin-poin di bawah ini:

  • Seperti apa bisnis yang akan Anda mulai dan juga tujuannya?
  • Tujuan jangka panjang dan bagaimana cara Anda memenuhi kebutuhan konsumen?
  • Organisasi dan manajemen perusahaan.
  • Eksplorasi target market.
  • Produk dan jasa yang akan Anda pasarkan.
  • Strategi pemasaran.
  • Estimasi biaya.

Mengukur Kemampuan Finansial


Setelah Anda membuat perencanaan bisnis, langkah selanjutnya adalah mengukur kemampuan finansial Anda. Tentukan berapa kisaran biaya yang dapat meng-cover seluruh jalannya startup. Tentukan juga apakah Anda yang akan membiayai perusahaan atau Anda akan meminjam dana dari pihak lain. 

Untuk memulai startup, ada baiknya untuk tidak mengambil risiko dengan meminjam uang pada pihak lain. Hal tersebut karena estimasi keuntungan belum terlihat, jadi ada baiknya menabung terlebih dahulu hingga Anda yakin biaya untuk startup cukup.

Buat Brand dan Tim

Setelah yakin akan model bisnis, perencanaan bisnis dan juga pembiayaan, maka langkah selanjutnya adalah membuat brand. Usahakan brand yang Anda buat sesuai dengan model bisnis yang Anda pilih. Setelah brand dibuat, maka Anda tinggal membangun tim yang solid.

Pilihan Modal Usaha Untuk Memulai Startup


Semakin banyak orang, baik kalangan low hingga high-end, mulai melirik bisnis startup. Bisnis ini fokus pada pengembangan ide-ide usaha fresh dan original, yang semuanya dirintis dari awal. Beberapa founder startup seperti Juny Maimun lewat Indowebster, Achmad Zaky lewat Buka Lapak, dan atau Andy Sjarif lewat Biznet memperlihatkan etos kerja dan juga keyakinan akan ide-ide usaha fresh dan original.

Banyak founder startup memperlihatkan bahwa modal bukanlah masalah utama dalam membangun bisnis usaha startup, karena banyak sekali sumber modal yang bisa didapatkan. Berikut 5 pilihan modal usaha untuk memulai startup.

Baca juga: Peluang Bisnis Terbaik untuk Mahasiswa 

Modal Pribadi atau Pinjaman Keluarga


Jika Anda tidak mau mengambil resiko dengan meminjam uang di Bank ataupun korporasi-korporasi besar lainnya maka gunakan modal pribadi atau pinjaman keluarga untuk memulai bisnis usaha startup. Jika Anda yakin bahwa bisnis startup Anda akan stand out, maka jangan ragu untuk menabung uang sesuai dengan nominal yang dibutuhkan untuk membangun startup. 

Selain modal pribadi, Anda juga dapat memanfaatkan anggota keluarga Anda untuk mendapatkan modal usaha. Tidak seperti Bank yang jika jatuh tempo maka akan memaksa Anda untuk membayar, anggota keluarga biasanya mampu berkompromi dengan Anda sebagai anggota keluarga.

Crowdfunding


Jika Anda pikir bisnis startup yang akan Anda launching itu bermanfaat dan dibutuhkan banyak orang, maka carilah modal lewat crowrdfunding. Apa itu crowdfunding? Crowdfunding adalah pengumpulan dana lewat donasi yang dilakukan banyak orang. Jadi Anda menawarkan portfolio bisnis usaha startup Anda di situs-situs crowdfunding seperti RocketHub atau IndieGoGo.  

Jika ide usaha yang Anda tawarkan ternyata disukai banyak orang, maka otomatis orang-orang akan menggelontorkan dana untuk kemunculan bisnis usaha startup Anda. Yang harus Anda pikirkan adalah Anda jangan sampai terjebak pada mindset keuntungan belaka, melainkan fokus pada ide-ide yang bermanfaat dan dapat membantu banyak orang.

Kartu Kredit

Jika Anda ingin memulai bisnis usaha startup namun memiliki dana yang terbatas, maka Anda bisa menggunakan kartu kredit untuk sumber modal. Penggunaan kartu kredit untuk startup memiliki kelebihan salah satunya adalah kemudahan. Pengguna dapat dengan mudah melakukan transaksi dan juga melihat riwayat pengeluaran sehingga lebih mudah dalam kalkulasi dana startup. Namun penggunaan kartu kredit untuk bisnis usaha startup juga sangat beresiko, terutama jika pengguna tidak mampu melunasi biaya tagihan yang harus dibayar. 

Venture Capital

Salah satu pembiayaan paling efektif lainnya untuk bisnis usaha startup adalah venture capital. Venture Capital atau VC adalah modal yang didapatkan founder startup untuk membangun bisnis usahanya tersebut. Modal tersebut disalurkan lewat Venture Capitalist yang biasanya mendapatkan bunga 20% beserta uang yang telah dipinjamkan saat sebuah bisnis usaha startup sukses. 

Namun sayangnya tidak mudah mendapatkan dana yang bersumber dari VC ini. Hanya startup yang memiliki plan beserta ide-ide besarnya yang mampu mendapatkan modal dari VC ini.

Dana Hibah Pemerintah

Sumber modal lainnya yang bisa didapatkan untuk memulai startup adalah dana hibah pemerintah. Untuk mendapatkan bantuan semacam ini Anda harus membuat lembaga khusus yang berhubungan dengan proposal bantuan yang Anda buat. Tidak hanya memberikan pendanaan, pemerintah pun akan memberikan pelatihan, pengawasan dan pengembangan terhadap bisnis usaha startup yang Anda miliki. 

Demikianlah panduan memulai startup, semoga artikel ini dapat membantu Anda menemukan model bisnis yang paling tepat untuk startup Anda.

0 komentar