MEDIA PARTNER

Tuesday, April 9, 2019

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Dengan semakin melajunya zaman, tren penggunaan mobil kini mulai bertransformasi dari mobil konvensional ke mobil listrik ataupun yang terbaru adalah mobil hybrid. Meskipun belum diproduksi secara masal, namun mobil listrik dan mobil hybrid kini sudah memiliki konsumennya masing-masing. Diprediksikan tipe-tipe mobil terbaru tersebut akan menjadi tren mainstream karena semakin berkurangnya sumber daya minyak di bumi. Dalam artikel ini Anda akan menemukan perbedaan mobil listrik dan mobil hybrid, sekaligus memperlihatkan pada Anda fakta-fakta menarik mengenai keduanya.

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Meskipun sudah banyak promo-promo mengenai mobil listrik dan mobil hybrid ini, namun masih banyak orang yang belum aware akan tipe mobil ramah lingkungan ini. Untuk memudahkan Anda mengenal mobil listrik dan mobil hybrid, berikut informasi penting beserta perbedaan mobil listrik dan mobil hybrid.

Perbedaan Mobil Listrik Dan Mobil Hybrid - Tren Mobil Listrik di Era Modern

Semakin langka dan mahalnya bahan bakar minyak membuat banyak produsen mobil putar otak untuk membuat berbagai inovasi dan penemuan-penemuan. Salah satu inovasi terbaru di bidang otomotif adalah munculnya mobil listrik. Mobil listrik ini merupakan jawaban dari berbagai pertanyaan yang menyeruak takkala bahan bakar semakin langka dan mahal. Kemunculan mobi listrik ini digadang-gadang akan menjadi tren mainstream, karena di masa depan nanti bahan bakar akan semakin mahal dan langka. Ketua Tim Mobil Listrik Nasional, Agus Purwadi, pernah mengatakan pada Detik bahwa di tahun 2020 nanti, mobil listrik akan menjadi tren dunia. Untuk itulah beberapa negara di dunia sudah bersiap-siap menghadapai era keemasan mobil listrik tersebut.

Mobil listrik ini diklaim memiliki banyak keunggulan salah satunya adalah tanpa emisi dan biaya operasional rendah. Hal inilah yang membuat mobil ini akan sangat friendly dengan cita-cita banyak orang yaitu mewujudkan bumi yang sehat tanpa polusi. Mobil  listrik dijuga memiliki biaya operasional yang rendah, hal inilah yang membuat industri mobil listrik diperkirakan akan sangat hip di masa nanti. Karena tidak memakai bahan bakar minyak, maka mobil listrik ini pastinya lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Faktor-faktor tersebut membuat tren mobil listrik ini tinggal menunggu waktu untuk stand out di market mobil dunia.

Perbedaan Mobil Listrik Dan Mobil Hybrid - Tren Mobil Hybrid di Era Modern

Salah satu tren lainnya yang bakal happening di masa depan adalah mobil hybrid. Kemunculan konsep ‘hybrid’ di market otomotif dunia semakin menjelaskan usaha-usaha yang dilakukan berbagai korporasi dalam menciptakan kendaraan futuristik. Mobil hybrid telah diproduksi dewasa ini namun masih dalam ceruk pasar ekslusif karena selain masih harus kompromi dengan perusahaan mobil konvensional juga harganya yang mahal. Namun meskipun masih sangat mahal, namun mobil hybrid ini dipercaya akan menjadi mobil mainstream yang akan digunakan oleh mayoritas orang di muka bumi. Sama seperti mobil listrik, mobil hybrid ini diklaim sangat ramah lingkungan dan hemat energi. Hal tersebut membuat mobil ini sering disebut dengan sebutan green car karena sangat bersahabat dengan kondisi lingkungan.

Hampir diseluruh pameran-pameran mobil di dunia memperlihatkan berbagai produk-produk mobil hybrid yang memang mulai diminati banyak orang. Karena semakin berkurangnya sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, maka tren berkendara sudah mulai bertransfromasi, hal inilah yang membuat pameran-pameran semakin memanjakan keinginan banyak orang tersebut. Sama seperti mobil listrik, tren mobil hybrid ini tinggal menunggu waktu, dimana tidak ada lagi kompromi antara korporasi dengan kebutuhan banyak orang dan lingkungan. 

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid - Apa itu Mobil Listrik?

Pada dasarnya mobil listrik adalah mobil yang mendapatkan daya hanya dari sumber daya listrik dan oleh karena itu mobil jenis ini masuk dalam kategori non-polluting zero-emission vehicle (ZEV).  Karena total menggunakan energi listrik maka mobil jenis ini harus memiliki baterai dan harus diisi jika ingin dipakai. Banyak orang menyangka bahwa mobil listrik ini adalah penemuan di era modern ini, namun faktanya teknologi kelistrikan pada mobil telah ada sejak awal tahun 1900. Dikutip dari sebuah portal otomotif, Wisegeek, mengemukakan bahwa pada saat itu telah ada teknologi transformasi dari penggunaan gas ke listrik. 

Teknologi listrik sebagai sumber daya utama mobil disembunyikan dari publik hingga tahun 1960an, saat adanya isu krisis minyak dan emisi membuat beberapa korporasi membuat mobil listrik namun dalam scope yang terbatas. Mobil listrik tersebut mulai diketahui banyak orang dan mulai tumbuh selain karena faktor kelangkaan dan mahalnya minyak dunia.

Penemu mobil listrik pertama di dunia memang ditasbihkan pada Robert Anderson asal Skotlandia pada tahun 1830 silam. Ia berhasil menciptakan ‘kereta listrik kasar’ yang dapat melaju karena adanya sumber daya listrik, namun karena pasokan listrik saat itu sangat minim akhirnya inovasi ini kalah telak dengan penggunaan mobil uap. Mobil modern pertama di dunia mungkin ditasbihkan pada EV1 yang diproduksi oleh General Motor dari tahun 1996 hingga 1999. Namun karena teknologi pengisian baterai pada mobil belum terlalu canggih, maka produk dari GM ini diklaim sangat cepat habis dayanya setelah di charge. Walaupun sangat didukung oleh para orang-orang dengan pemikiran konservatif, namun ending dari mobil listrik yang diciptakan GM sangatlah memalukan, karena GM mengumpulkan seluruh mobil EV1 yang disewakan lalu semuanya dihancurkan daripada dimanfaatkan untuk kepentingan komersial.

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid - Teknologi Mobil Listrik
Mobil listrik disebut juga dengan sebutan Battery Electric Vehicle (BEV) yang hanya berjalan pada energi listrik. Mobil listrik digerakan oleh satu atau lebih mesin listrik yang ditenagai oleh lipatan baterai isi ulang. Mobil listrik ini memiliki beberapa manfaat dibanding dengan mobil yang memakai mesin pembakaran gas, yaitu:

Efisiensi Energi

Mobil listrik mengubah 59% hingga 62% energi listrik dari jaringan kabel ke daya dari roda sedangkan mobil konvensional hanya mengubah 17% hingga 21% dari energi yang tersimpan di gas ke daya di roda. Hal ini menjadikan mobil listrik sangat efisien dan sangat sedikit daya yang disia-siakan. 

Ramah Lingkungan

Mobil listrik tidak mengeluarkan polusi dari asap knalpot, sehingga sangat ramah lingkungan. Bandingkan dengan mobil konvensional yang setiap harinya mengeluarkan polusi asap, maka mobil listrik bisa menjadi alternatif sempurna pengganti mobil konvensional. Perlu diketahui bahwa kelistrikan dari mesin nuklir, solar, ataupun yang lainnya tidak menyebabkan polusi udara.

Keuntungan Performa

Mobil listrik memiliki akselerasi yang kuat, tidak bising, pengoperasian nyaman dan sangat minim perawatan dibandingkan dengan mobil konvensional. Hal inilah yang membuat mobil listrik sangat mudah dalam perawatan dan juga performanya sangat luar biasa.
Meminimalisasi Ketergantungan Energi
Segala hal yang berbau kelistrikan adalah sumber daya energi domestik, jadi bisa diambil sesuai dengan daya listrik di suatu daerah. Berbeda dengan minyak yang tidak dimiliki oleh semua negara di dunia, melainkan ditambang di negara-negara tertentu. 

Namun mobil listrik yang telah diproduksi oleh perusahaan-perusahaan mobil dunia masih memiliki beberapa kekurangan yang sejatinya menjadi tantangan untuk terus diperbaharui, khususnya mengenai kekuatan baterai, berikut beberapa kekurangan dari mobil listrik:

Jarak Berkendara

Jarak berkendara biasanya sangat terbatas, antara 60 hingga 120 mil per full cas, walaupun beberapa model dapat menempuh jarak 200 hingga 300 mil. Karena faktor tersebut, mobil listrik ini belum diproduksi secara masal karena tidak mampu memenuhi kebutuhan berkendara banyak orang. Meskipun bisa dicas, namun sekali di cas membutuhkan waktu hingga seharian, hal inilah yang membuat mobil listrik sangat tidak cocok dengan kebutuhan berkendara orang. 

Waktu Pengisian Baterai

Untuk mengisi ulang baterai diperlukan waktu 4 hingga 12 jam, dan bahkan untuk pengisian cepatpun membutuhkan waktu hingga satu jam. Hal inilah yang membuat mobil listrik dirasakan belum fungsional dan masih dalam tahap trial error.

Biaya Baterai

Susunan baterai besar yang berada didalam mobil sangatlah mahal dan kemungkinan besar harus diganti satu hingga berkali-kali. Hal inilah yang membuat mobil listrik ini masih sangat mahal, karena belum ditemukan teknologi kelistrikan ideal untuk daya mobil.

Berat dan Besar

Baterai yang berada di mobil listrik sangat berat dan mengambil hampir keseluruhan dari keseluruhan berat mobil.

Mobil listrik sangat berpotensi menjadi mobil masal di masa depan, terutama jika ditemukan teknologi baterai ideal untuk mobil listrik. Bagaimanapun para peneliti dari seluruh dunia terus melakukan berbagai perbaikan pada teknologi baterai. Berbagai tes telah dilakukan oleh masing-masing negara di dunia, agar mobil listrik semakin canggih dan bisa dipakai dengan nyaman tanpa hambatan. Faktor-faktor seperti jarak tempuh, biaya baterai, waktu cas akan menentukan masa depan dari mobil listrik.

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid - Apa itu Mobil Hybrid?

Pada dasarnya, mobil hybrid mengkombinasikan dua sumber daya yaitu gas dan listrik sehingga menciptakan efisiensi gas sekaligus ramah lingkungan. Beberapa pemilik mobil listrik memodifikasi mobilnya agar lebih powerful, mobil terus berjalan dengan daya listrik terkecuali pada situasi darurat, baru pada saat ini pemilik mobil menggunakan daya dari gas.

Sebuah mobil listrik memiliki sebuah mesin gas konvensional dan sebuah box berisikan baterai isi ulang yang terisi saat mobil berjalan. Saat pengemudi tidak terlalu membutuhkan daya pada mobil seperti saat mengendara di perkotaan yang macet atau saat berada di lampu merah, mobil berjalan dengan adanya daya dari listrik. Saat pengendara membutuhkan banyak daya terutama saat berada di jalan tol, mesin gas yang mengambil alih.

Mobil hybrid lebih ramah lingkungan daripada mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar total, namun masih memiliki isu lingkungan. Walaupun kebanyakan dari mobil hybrid rendah dalam hal polusi, namun mobil jenis ini masih mengeluarkan emisi karena adanya daya dalam mesin gas. Bagi orang yang tidak siap untuk membeli mobil listrik, maka mobil hybrid ini bisa menjadi pilihan terbaik. Mayoritas dari mobil hybrid menggunakan teknologi paling canggih seperti:

Regenerative Braking

Regenerative braking adalah teknologi yang mengambil kembali energi terutama saat pengereman atau saat kehilangan energi saat meluncur kebawah. Sistem ini memanfaatkan gerak maju dari roda untuk mengubah motor saat mundur. Hal ini menghasilkan energi listrik dan membantu mobil tetap stabil.

Motor Listrik

Motor listrik menyediakan tenaga tambahan yang membantu mesin untuk berakselerasi, ngebut, ataupun menaiki bukit. Di beberapa mobil hybrid, motor listrik hanya mendorong pada kecepatan rendah, saat penggunaan gas tidak terlalu efisien.

Automatic Start/Stop 

Teknologi ini membuat pengalaman mengendara semakin menyenangkan, mesin mobil akan otomatis mati saat berhenti dan akan hidup kembali saat pedal gas ditekan. Hal ini akan mereduksi penggunaan energi dan akan membuat daya semakin efisien.

Di market mobil dunia, pioner pengembang teknologi hybrid adalah Toyota. Toyota merupakan yang pertama memproduksi mobil hybrid dalam skala global yaitu lewat Toyota Prius 1998. Toyota juga menyediakan teknologi hybrid untuk kompetitornya yaitu Ford lewat produknya yaitu Fusion dan Escape.  Ford Escape Hybrid dikenal sebagai SUV mini paling populer dan paling irit di dunia. Selain Toyota dan Ford, masih banyak produsen mobil yang menambahkan teknologi hybrid di mobil-mobilnya seperti Lexus, Nissan, Honda dan lain-lain. 

Memang teknologi hybrid ini bukanlah barang baru di dunia otomotif karena penggunaan teknologi dual engine ini sudah ada sejak tahun 1900 saat Porsche merilis Woods Dual Power Model 44 Coupe. Namun teknologi hybrid ini menjadi sangat happening dewasa ini, terutama karena adanya isu kelangkaan dan mahalnya minyak dunia. Mobil hybrid bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang menginginkan sebuah mobil yang pawerful namun irit bahan bakar. Hari ini banyak orang dihadapkan dengan semakin mahalnya harga minyak dunia, sehingga penggunaan mobil hybrid ini dapat menjadi solusi terbaik.

Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid - Kesimpulan

Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa perbedaan mobil listrik dan mobil hybrid adalah terletak pada sumber dayanya. Jika mobil listrik hanya bersumber dari energi listrik sedangkan mobil hybrid menggunakan kombinasi energi listrik dengan energi gas. Mobil listrik diprediksi akan menjadi tren paling heboh di masa depan, karena semua orang akan menggunakan mobil listrik, namun melihat realita dewasa ini, teknologinya masih dalam perbaikan-perbaikan. Terutama dalam hal teknologi baterai, tren kebangkitan mobil listrik ini akan muncul saat teknologi baterai yang sempurna bisa diciptakan, jika belum berarti tren ini masih utopis.

Jika Anda tertarik dengan mobil listrik namun masih ragu membeliya karena banyaknya kekurangan, Anda bisa memilih mobil hybrid. Mobil hybrid bisa menjadi ‘pembuka’ tren kebangkitan mobil listrik karena sudah diproduksi masal dewasa ini. Dengan menggunakan mobil hybrid, Anda bisa memanfaatkan energi listrik yang berada dalam mobil sehingga daya akan semakin efisien dan efektif. Jangan khawatir tidak kebagian, karena beberapa produsen mobil dunia telah memasarkan mobil hybrid dalam skala global dan diproduksi dalam jumlah banyak. Jadi Anda bisa membeli mobil hybrid ini dengan mudah, berbeda dengan mobil listrik yang masih dijual dalam scope yang terbatas. Namun jika Anda benar-benar kepincut dengan mobil listrik, Anda juga bisa menemukan berbagai produsen mobil seperti Tesla yang telah memasarkan mobil listrik dalam jumlah banyak.

Jika Anda memang ingin membeli mobil listrik, maka terlebih dahulu cek harganya, bisa dibilang Anda akan kaget, kenapa? Karena harganya bisa selangit, meskipun beberapa model memiliki harga relatif terjangkau. Mengapa masih sangat mahal karena mobil listrik memiliki spesifikasi mesin yang sangat langka, sekaligus masih dijual dalam scope ekslusif yang menjadikan harganya dibandrol mahal. Harga mobil listrik bisa mencapai milyaran rupiah, dengan berbagai fakta-fakta yang telah dijelaskan diatas. Sedangkan untuk mobil hybrid, range harganya masih masuk akal, range harga mulai ratusan hingga milyaran rupiah.